Asal Usul Ngabuburit: Tradisi Menunggu Berbuka yang Penuh Makna


Asal Usul Ngabuburit: Tradisi Menunggu Berbuka yang Penuh Makna

Ilustrasi orang menunggu berbuka puasa di sore hari
Suasana sore saat menunggu waktu berbuka. Foto: Unsplash (ilustrasi).

Apa itu "ngabuburit"?

Ngabuburit adalah istilah yang populer di Indonesia—khususnya di daerah Sunda (Jawa Barat)—yang merujuk pada kegiatan menunggu waktu berbuka puasa pada bulan Ramadan. Secara harfiah kata ini terkait dengan kata burit (waktu senja) dalam bahasa Sunda, sehingga ngabuburit berarti melakukan sesuatu sambil menunggu senja dan waktu berbuka.

Asal usul dan sejarah singkat

Asal kata ngabuburit berasal dari bahasa Sunda dan tradisi ini kemudian menyebar luas ke berbagai daerah di Indonesia. Di masa lalu, ngabuburit sering berupa aktivitas sederhana: berjalan-jalan di sekitar kampung, membantu orang tua, atau berkumpul di masjid dan surau. Seiring waktu, praktik ini berkembang menjadi lebih beragam—mulai dari ngabuburit di alun-alun, pasar kaget sore, hingga berwisata kuliner khas buka puasa.

Nilai utama ngabuburit bukan sekadar mengisi waktu, melainkan mempererat hubungan sosial, menenangkan diri, dan menyiapkan hati untuk menyambut waktu berbuka secara khusyuk.

Macam-macam kegiatan ngabuburit

  • Berjalan-jalan santai di taman atau alun-alun.
  • Membeli atau membuat takjil (makanan pembuka puasa).
  • Ikut kajian singkat di masjid atau majelis taklim.
  • Berkumpul dengan keluarga/teman sambil bercerita dan bercengkerama.
  • Melakukan aktivitas positif: bersedekah, mengunjungi tetangga, atau membantu orang tua.

Etika dan tips ngabuburit yang bermakna

  1. Utamakan kegiatan yang memperkaya spiritual—misal membaca Al-Qur'an atau ikut kajian singkat.
  2. Jaga kebersihan dan kenyamanan tempat umum saat beraktivitas.
  3. Beri prioritas pada keluarga dan tetangga—berbagi takjil adalah sunnah sosial yang indah.
  4. Jika pergi ke tempat ramai, perhatikan protokol keselamatan (jika relevan) dan anak-anak.

Pesan singkat penutup

Ngabuburit lebih dari sekadar menghabiskan waktu: ia menyatukan tradisi, kebersamaan, dan nilai-nilai kebaikan. Baik tradisi lama ataupun bentuk-bentuk modernnya, semoga ngabuburit membantu kita memaknai Ramadan dengan lebih hangat dan penuh makna.

Jika Anda ingin gambar diganti dengan foto milik sendiri, unggah foto ke Blogger atau hosting Anda lalu ganti URL di <img src="...">.

Tags: ngabuburit, ramadan, tradisi

SHOPEE RAMADHAN SALE


 Shopee Ramadhan Sale : Click Disini




Cumi Saus Tiram

Bahan: 

250 gr cumi

15 rawit merah, iris sesuai selera

150 mil air asam jawa (asam jawa diremas dengan 150ml air, buang biji)

2 sdm kecap

1 sdm saos tiram 

3 sdm gula merah

1 lembar daun jeruk

1 sdm mentega untuk menumis

Kaldu Jamur


Bumbu Halus:

4 siung bawang merah

3 siung bawang putih

1 cm jahe

Cara Membuat:

Bersihkan cumi, buang kulit luarnya dan pipa pipih di bagian dalamnya, iris bagian depannya seperti gambar. Marinasi min 15 menit dengan sedikit jahe+bawang putih+merica+ sejumput garam semua dihaluskan lumuri kesemua badan cumi luar dan dalam biar aroma fishing tertutup

Setelah 15 menit, Panaskan minyak untuk menggoreng cumi, goreng cumi, sisihkan

Siapkan bumbu halus, tumis mentega masukkan bumbu halus, tumis sampai harum lalu tambahkan daun jeruk, irisan cabai,saus tiram,kecap, gula merah, kaldu jamur lalu beri air asam jawa aduk rata sampai mendidih, koreksi rasa, apakah perpaduan asem, manis dan pedasnya pas, jika kurang manis tambahkan gula pasir aja, jika kurang asin tambah garam

Setelah rasa pas dan saus mendidih, masukkan cumi goreng, campur rata..ok siap disajikan




Kuliner Di bulan Ramadhan

Gambaristockphoto.com 


 Kuliner Di bulan Ramadhan

Kawan muslim dimana pun berada, Semoga puasanya masih semangat dan tetap semangat ya ...!! Ok...Kali ini kawan BobokoNangkub mau ngasih rekomendasi buat para kawan muslim, seperti biasa artikel BobokoNangkub gak jauh dengan Menu kuliner di bulan Ramadhan. Kali ini ada menu yang Mau BobokoNangkub Rekomendasikan untuk kawan muslim nih....!!Ya itu menu receh tapi enak buanget....!! Bagi kawan muslim yang tinggal di Bogor kota boleh dicoba untuk berbuka puasa.Datang aja ke Pecel Madiun Bu Pardi, Menu Andalan Langsung cek aja link dibawah ini ya kawan : 

 PECEL MADIUN 



SEMANIS DI BULAN RAMADHAN

Gambar : Rumahberkah.republika.co.id

Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga. Namun menahan hati dari sifat-sifat buruk dan anggota badan dari perbuatan maksiat dan dosa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

كم من صائم ليس له من صيامه إلا الجوع والعطش

Artinya : “Berapa banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apapun dari puasa kecuali hanya lapar dan dahaga”.

Ibadah puasa merupakan salah satu sarana penting untuk mencapai takwa, dan salah satu sebab mendapatkan ampunan dosa, pelipatgandaan kebaikan, dan pengangkatan derajat. Allah subhanahu wa ta'ala telah menjadikan ibadah puasa khusus untuk diri-Nya dari amal-amal ibadah lainnya.

Kawan Muslim dimana pun berada, sungguh sangat bahagianya jika kita bisa menjalankan ibadah puasa di Ramadhan.

Ramadan menjadi bulan yang dinantikan para umat muslim. Di bulan penuh berkah ini, kita diwajibkan berpuasa dari matahari terbit hingga terbenam. Tentu saja yang dinanti-nanti adalah waktu berbuka puasa.

Saat berbuka, kita membutuhkan makanan yang bisa mengembalikan energi setelah seharian berpuasa. Dari sekian banyak jenisnya, berikut makanan buka puasa yang paling favorit dan enak. 

Kolak ubi dan pisang jadi menu sempurna untuk berbuka puasa. Rasanya manis dan gurih, harga terjangkau, serta mudah ditemukan.

Gambar : idntimes.com

Semoga kawan Muslim dimana pun berada, menu untuk berbuka puasa kali ini yang saya rekomendasikan untuk para kawan muslim bisa jadi menu Utama buka puasa hari ini.